Install LAMP di LINUX MINT 18.3

Hi, para pembaca..
I just want to share my latest experience in Linux mint 18.3.
Saya baru saja upgrade OS laptop menjadi Linux Mint terbaru versi 18.3. Saya install packages yang biasa saya pakai yaitu LAMP atau XAMPP. Selama ini saya pakai LAMP, tetapi saya ingin coba install XAMPP Linux karena ingin mencoba MariaDB.. But I can’t finished my installation, because everything was so different than before.

mate

Linux Mint 18.3 Sylvia MATE Edition

Akhirnya saya install LAMP dengan mulus seperti referensi dari web berikut : How to Install LAMP Server on Linux Mint 18 With One Command . Dari judulnya seperti enak banget ya, hanya install dengan 1 command. You must be patient indeed! Instalasi dan konfigurasi juga perlu langkah yang hati-hati..

Intinya langkah2nya sebagai berikut:

1. Update Linux

sudo apt-get update && sudo apt-get dist-upgrade -y

Lalu Reboot
sudo reboot

2. Install the LAMP Server

sudo apt-get install lamp-server^ -y

3. Setup MySQL
Di sini akan diminta setting password untuk root MySQL. Dengan password ini kamu akan dapat mendapat akses untuk melakukan semua kegiatan per-database-an. Jadi INGAT dan CATAT baik-baik. Don’t left it blank!

4. Test Apache
Buka Browser dan tes dengan kode :http://localhost

apache-localhost.png

5. Test PHP
Lakukan test fungsi PHP dengan membuat file testing.php. Letakkan pada folder /var/www/html/

sudo nano /var/www/html/testing.php

Selanjutnya, copy paste kode berikut di Terminal:

<?php phpinfo(); ?>

Tekan “CTRL” + “O” untuk menyimpan, lalu tekan “CTRL” + “X” untuk keluar.

Untuk memastikan berfungsi dengan baik, restart Apache dengan kode berikut:

sudo service apache2 restart

http://localhost/testing.php

 

phpinfo.png

Catatan: Jika masih ada error, berarti kamu perlu mengganti dan meletakkan file pada path folder mana sesuai tipe Linux yang terinstall.

6. Install PHPMyAdmin

Cara install PHPMyAdmin dengan kode berikut:
sudo apt-get install phpmyadmin -y

Selanjutnya pilih web server yang untuk konfigurasi PHPMyAdmin secara otomatis. Pilih “Apache 2” dan klik Enter.

Berikutnya, pilih default database untuk PHPMyAdmin. Pilih ‘Yes’ lalu klik ‘Enter’ untuk proses selanjutnya.

Dari situ masukkan password untuk administrative account yang terhubung dengan default database. Karena hanya ada satu root user, kita pakai password yang sama dengan password MySQL sebelumnya.

Screen terakhir akan membuat password untuk masuk PHPMyAdmin. Konfirmasi dan selesai.

Restart Apache

sudo apache2 restart

Test PHPMyadmin di browser dan klik URL berikut:
http://localhost/phpmyadmin

phpmyadmin.png

 

PHPMyAdmin Error Troubleshooting

Jika semua berjalan lancar, kamu akan melihat tampilan GUI selamat datang PHPMyAdmin. Untuk, coba masukkan “root” sebagai Username dan root password untuk MySQL. Setelah login silahkan menggunakan interface PHPMyadmin untuk membuat database atau mengatur user pengguna sesukamu.

Catatan: Jika PHPMyAdmin test masih error, hal itu mungkin karena Apache masih menunjuk ke directori yang salah. Kembali ke perbedaan versi dari Linux yang meletakkan file ke lokasi yang berbeda.

Saya sendiri GAGAL akses phpmyadmin pada awalnya karena perlu setting path. Letak folde PHPMyadmin saya di folder /etc/phpmyadmin. Kemudian saya edit file dengan akses superuser : /etc/apache2/apache2.conf.

Saya tambahkan baris berikut di bawah Global Configuration
#Include phpmyadmin configuration
Include /etc/phpmyadmin/apache.conf

Restart Apache

sudo apache2 restart

PHPMyadmin pun sudah muncul. Akan tetapi saya tidak bisa masuk dengan user "root" dan password yang telah saya masukkan sebelumnya. Setelah berjam-jam pencarian, ternyata versi MySQL saya sudah berbeda dari sebelumnya:
1. MySQL sudah tidak mengijinkan password "root" kosong
2. Default username yang saya kira "root" ternyata bukan nama default administrator. Jadi saya salah memasukkan "root" sebagai username. Untuk mengecek username dan password PHPMyAdmin, coba lihat file /etc/dbconfig-common/phpmyadmin.conf dengan akses superuser.

Cek baris berikut:

# dbc_dbuser: database user
#       the name of the user who we will use to connect to the database.
dbc_dbuser='phpmyadmin'

# dbc_dbpass: database user password
 # the password to use with the above username when connecting
 # to a database, if one is required
 dbc_dbpass='some_pass'

Ternyata username saya ‘phpmyadmin’ bukan ‘root’. Ternyata setiap step perlu dibaca baik-baik agar tidak missing walaupun kita sudah biasa melewatinya.

Semoga bermanfaat.. 🙂

———————————
Catatan Kaki:
Spesifikasi sistem sebagai berikut:

Database server

Server: Localhost via UNIX socket
Server type: MySQL
Server version: 5.7.21-0ubuntu0.16.04.1 – (Ubuntu)
Protocol version: 10
User: phpmyadmin@localhost
Server charset: UTF-8 Unicode (utf8)

Web server

Apache/2.4.18 (Ubuntu)
Database client version: libmysql – mysqlnd 5.0.12-dev – 20150407 – $Id: b5c5906d452ec590732a93b051f3827e02749b83 $
PHP extension: mysqli Documentation
PHP version: 7.0.25-0ubuntu0.16.04.1

phpMyAdmin

Version information: 4.5.4.1deb2ubuntu2

Advertisements