Amalan Menyimpang di Bulan Shafar

Temen-temen yang berasal dari Jawa, mungkin pernah liat Amalan menyimpang bulan Shafar : Rebo Wekasanyang namanya ritual ‘Rebo Wekasan’. Ritual ini dilakuin pada hari Rabu terakhir bulan Shafar. Buat apa?? Buat tolak bala’/musibah.

Ada yang ngerayain Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan (Yogyakarta) atau Rebo Kasan (Sunda Banten) secara besar-besaran, ada yang ngerayain secara sederhana dengan membuat makanan yang kemudian dibagi ke orang-orang yang hadir, namun diawalin dengan tahmid, takbir, zikir plus tahlil serta diakhir dengan do’a.

Ada juga lho yang ngerayain dengan melakukan shalat Rebo Wekasan atau shalat tolak bala, baik dilakukan sendiri-sendiri maupun secara berjamaah. Bahkan ada yang cukup cuma jalan-jalan ke pantai untuk mandi untuk menyucikan diri dari segala kesalahan dan dosa.

Sobat muda, dalam Islam berbagai shalat baik wajib maupun sunnah telah disebutkan dalam Hadits Nabi saw secara lengkap yang termuat di berbagai kitab Hadits, tapi shalat Rebo Wekasan seperti yang dijelasin di atas tidak ditemukan. Shalat wajib atau shalat sunnah itu ibadah yang telah ditentukan Allah dan Rasul-Nya, baik tata cara mengerjakannya maupun waktunya. Tidak benar membuat atau menambah shalat baik wajib maupun sunnah dari yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Jadi, intinya.. ibadah hanya dapat dilakukan sesuai dengan yang diperintahkan, kalo ga gitu, maka ibadahnya sia-sia belaka.

Selain tradisi di atas, bulan Shafar, sebagaimana bulan Muharram (Jawa: Suro) itu diyakini sebagai bulan yang keramat dan bikin sial, ada juga anggapan bahwa bulan Shafaritu bulan yang membawa sial, naas, dan penuh malapetaka. Astaghfirullahaladziim… Bcuz anggapan ini, maka tidak boleh mengadakan hajatan  di bulan tersebut, atau ngerjain pekerjaan-pekerjaan penting lain cuman karena anggapan akan nanti jadi bencana, atau gagal dalam pekerjaan itu.

Menganggap sial waktu-waktu tertentu, ato hewan-hewan tertentu, ato sial karna liat adanya peristiwa dan mimpi tertentu sebenarnya cuman khayalan dan khurafat belaka. Itu cuman keyakinan yang nunjukin dangkalnya aqidah dan tauhid orang-orang yang percaya begituan.

Jadi temen-temen tercinta di jalan Allah, di bulan Shafar ga’ ada amalan-amalan khusus yang perlu dilakuin. =)

Bahkan para ‘ulama mengatakan kalo’ seseorang mempercayai 100% di bulan Shafar ada bencana-bencana maka ia tergelincir ke dalam salah satu bentuk kesyirikan. Naudzubillah…..

-Estafet Ilmu dari Buletin Remaja Islam Istiqomah (dengan sedikit
 perubahan)-

3 thoughts on “Amalan Menyimpang di Bulan Shafar

  1. assalamu’alaikum… saya sangat setuju sekali dengan isi artikel diatas tadi, mari kita sama2 berantas bid’ah 2 dalam beribah, dengan semangat dedikasi yang tinggi pada ilahi…kita ciptakan generasi Islami lagi qur’ani….jaya di udara, abadi di hati,,, dari Islam menyapa dunia…. Allohuakbar!!!!!!…

    Like

    • Wa’alaykumussalam..
      Benar…
      Islam itu mudah..
      Jangan sampai kita persulit dengan menambahkan hal-hal yang tidak ada dasar ajarannya dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wassalam.
      Allahu Akbar ^ ^)/

      Like

  2. inilah akibat umat yg jauh dari Al-Qur’an dan Sunnah, tidak mau belajar tentang agamanya, makany sekarang ini jihad adalah belajar agama dgn baik, kalau jaman nabi jihad adalah memerangi orang kafir.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s