Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha dalam Bahaya (2)

[ 01/04/2010 – 12:21 ]

Penggalian di Sekitar Masjid Al-Aqsha

Sejak lama Israel melakukan penggalian di bawah masjid Al-Aqsha untuk membangun terowongan-terowongan yang sangat banyak. Semakin lama semakin membahayakan masjid suci itu. Di dalam terowongan itu Israel membangun proyek kota wisata yahudi bawah tanah.

Tindakan Israel ini hanya pencurian peninggalan-peninggalan bersejarah di Al-Quds.

Sejak menjajah kota Al-Quds, mafia zionis merencanakan untuk mewujudkan untuk mengembalikan ritual mereka kepada kuil Solomon dan mendirikan kerajaan mereka di kota suci itu. Penggalian di bawah tanah dimulai sejak tahun 1967 di bawah dua tembok sisi barat dan sisi selatan masjid Al-Aqsha. Penggalian seluas 10 hektar ini kemudian berlanjut terus yang dibawah pengawasan dinas peninggalan di Universitas Israel.

Sejak saat itu meski penolakan keras dilakukan, penggalian terus dilakukan dengan gencara. Namun sampai sekarang mereka tidak menemukan bukti fisik satupun tentang adanya kuil mitos mereka. Tindakan penggalian di bawah masjid Al-Aqsha hanya legitimasi ideology untuk mengklaim mereka berhak terhadap tanah Palestina.

Berikut kronologi penggalian Israel di sekitar masjid Al-Aqsha:

Penggalian Israel di sekitar masjid Al-Aqsha dan dibawahnya dimulai sejak 11 Juni 1967 sepanjang 70 meter hingga kedalaman 14 meter. Justru ditemukan peninggalan Islam dari masa pemerintahan Bani Umaiyah di bawah masjid Al-Aqsha.

Tahun 1969 Israel menggali sedalam 80 meter melanjutkan pengalian pertama ke arah hingga ke gerbang Maghariba melewati di bawahnya bangunan tua peninggalan Islam. Mereka memecahkannya kemudian mereka gali oleh pasukan pendudukan Israel pada tahun yang sama.
Penggalian dimulai lagi tahun 1970 berhenti pada tahun 1974, kemudian dilanjutkan pada tahun 1975 sampai akhir 1988, dengan panjang 400 meter melewati bagian bawah lima pintu gerbang masjid Al-Aqsha.
15/2/2004: runtuhnya bagian dari jalan antara halaman Al-Buraq dan gerbang Maghariba akibat penggalian.
28/9/2005: pemerintah penjajah Israel membuka secara resmi lokasi wisata di terowongan-terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa.
13/3/2006: Pembukaan sinagog di bawah  ruang Pengadilan Islam yang menempel dengan Masjid al-Aqsha di bawah perlindungan mantan Presiden entitas Zionis Moshe Katsav.
12/10/2008: lembaga “Ateret Cohanim” untuk membangun permukiman Zionis membuka upacara pembukaan untuk daerah sinagog lebih 300 meter persegi di area kolam Ain, seratus meter bagian barat gerbang Muthaharah di pagar Masjid Al Aqsha.

3. Lembaga-lembaga Zionis Penghancuran Masjid Al-Aqsa
Ada banyak lembaga Zionis yang didirikan dengan tujuan untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa. Jumlahnya hingga puluhan. Namun paling besar adalah: Gush Emunim, Hayy Vakiam, Hatehiyah, Amanat Kuil, Kach, Kahane Hai, Hashomonaiim, Betar, Siauri Tozion, Kuil Yerusalem, dan lainnya

Kedua: kota Al-Quds di Bawah Injakan Agresi Zionis Israel :
1. Pemukiman dan Tindakan Permusuhan Zionis Israel:
Kota Al-Quds hari ini terancam bahaya banyak dan beragam. Ancaman permukiman di kota itu merupakan paling berbahaya. Tujuan akhirnya adalah menjadikan Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukota Yahudi yang dihuni oleh mayoritas mutlak Yahudi dengan minoritas Palestina yang mampu dikontrol.
Untuk mencapai tujuan ini, pendudukan bekerja pada dua garis paralel adalah:
A. Peningkatan jumlah penduduk Yahudi: melalui penggemukan permukiman yang ada dan pembangunan permukiman dan pos-pos pemukiman baru di seluruh kota dan di bagian timur pada khususnya.

B. Mengurangi jumlah penduduk Palestina: dengan berbagai cara, terutama:
Akuisisi perkampungan: Ada beberapa perkampungan Palestina yang besar yang berada di daerah ramai di dalam kota Yerusalem dimana Israel tidak mampu menghabisinya melalui tembok pemisah karena perkampungan itu terletak di jantung kota. Oleh karena itu, Israel membangun pos-pos di perkampungan kemudian membangun pemukiman Yahudi, atau melalui penghancuran rumah dan perpindahan penduduk untuk menempatkan penghuni yahudi rumah penduduk Palestina.

Berikut kronologi operasi pembangunan permukiman Israel:
14/6/1969: Pasukan pendudukan Israel menghancurkan 14 bangunan bersejarah di Yerusalem.
20/6/1969: Pasukan pendudukan Israel menyita 17 bangunan historis Islam.
Agustus 1970: Pemerintah penjajah Israel menyita tanah yanga terletak di sekitar kota Yerusalem dan desa-desa.
1970: pembangunan pemukiman yahudi “Kfar Evri”.

1972: sebagian pemukim Yahudi agamis mengklaim kepemilikan tanah di Sheikh Jarrah yang terletak di sisi barat dan membawa masalah ini ke pengadilan Israel.

1985: Israel mengklaim kepemilikan hotel Shepard, terletak di bagian utara kampong Shekkh Jarrah. Asal-usul hotel itu adalah milik Haj Amin Husseini, mufti Yerusalem dan Presiden Agung Dewan Islam di era pendudukan Inggris. Namun menurut hukum Absentee Properti di pemerintah Israel sebagai dianggap milik Absentee Properti (meskipun ahli waris Haji Amin al-Husseini lahir di Yerusalem dan tidak pergi dari sana baik pada tahun 1948 maupun di 1967). Israel mengeluarkan perintah membongkar tempat tersebut dan daerah sekitarnya untuk didirikan 90 unit rumah tinggal. Namun perintah penghancuran belum dilaksanakan bahkan sampai hari ini.
22/6/1998: pemerintah Israel, dipimpin oleh Netanyahu, memutuskan untuk memperluas batas-batas administrasi kota Yerusalem dan memasukkan pemukiman terdekat ke kota Jerusalem .
1998: Departemen Dalam Negeri Zionis melakukan penarikan kartu identitas warga Al-Quds sebanyak 788 sebuah prosedur berkala yang dilakukan oleh Israel untuk mengusir warga Palestina di Al-Quds (Jerusalem).
15/1/2000: Perusahaan listrik Israel melakukan penggalian di pemakaman Makmanullah, yang merupakan salah satu kuburan Muslim terbesar di Jerusalem (Al-Quds) di sisi lain jalan utama yang menyebabkan tulang orang mati tersebar di permukaan. Israel berdalih pemasangan kabel listrik di dalam tanah. Sebagian area kuburan ini sudah digunakan Israel sebagai Kantor Departemen Perdagangan dan Industri Israel.
11/11/2004: Seorang insinyur pemerintah kota Israel di Jerusalem Uri Shitrit mengeluarkan keputusan keputusan menghancurkan semua bangunan di kampong Al-Bustan untuk mendukung pembangunan taman arkeologi terhubung ke kota Raja Daud (Dokumen no 1). Pada awal tahun 2005 mulai pelaksanaan perintah ini dan warga Palestina mulai menerima surat perintah pembongkaran dan surat dakwaan dengan pasal pembangunan tanpa izin. Selama satu tahun itu pemerintah kota Israel telah membongkar dua rumah di sana.
4/3/2006: sejumlah pemukim yahudi menyerang sebuah pemakaman Kristen di Yerusalem, dan menuliskan di atas beberapa kuburan “Matilah Arab.”
15/8/2006: penggalian yang dilakukan oleh asosiasi pemukiman Israel Elad menyebakan retakan dan pecah pada dinding masjid Ain Silwan dan bangunan sekolah taman kanak-kanak Muslim di sana.

6/2/2007: buldoser Israel mulai menghapus pintu gerbang masjid Al-Magharibah.
29/5/2007: Menteri Keamanan Internal Israel memutuskan mencegah warga Palestina di Jerusalem untuk menguburkan jenazah mereka di bagian pemakaman berdekatan dengan Baburrahmah masjid al-Aqsa.

2008: Jumlah Palestina di Yerusalem, sekitar dua ratus and sixty ribu, dibandingkan dengan enam hundred and fifty thousand pemukim Yahudi.
1/2/2009: runtuhnya sebuah sekolah di Yerusalem karena penggalian, sehingga luka menjadi 17 siswa.
4/3/2009: mengungkapkan, “Al-Aqsa Foundation untuk berhenti dan Warisan”, yang berbasis di Umm al-Fahm, penentuan pendudukan wewenang dan cabang-cabangnya, terowongan menggali eksekutif dua tanah baru, satu panjang 56 meter dan yang lainnya dan panjang 22 meter untuk menghubungkan (Hons hidup) Palestina Kota Lama Yerusalem , dan Buraq Square, sebelah barat Masjid Al-Aqsa. (bersambung) (bn-bsyr)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s